Kunjungan MGMP PPKn SMA Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah

Pada Hari Rabu Tanggal 03 Agustus 2016 UPT Pusat Pengkajian Pancasila menerima kunjungan MGMP PPKn SMA Kabupaten Karanganyar. Dalam kunjungan ini dilakukan dialog dengan ketua Pusat Pusat Pengajian Pancasila dan beberapa dosen pengampuh Mata Kuliah Pendidikan Pancasila di Universitas Negeri Malang. Dialog yang dilaksanakan berupa dialog terbuka, artinya dialog yang dilakukan tidak bersifat formal tetapi lebih informal. Banyak hal yang mejadi phentermine perhatian guru dalam proses belajar mengajar di Sekolah yang coba didiskusikan. Salah satu masalah yang disinggung dalam dialog ini adalah maraknya kasus kriminalisasi guru oleh wali murid. Guru sedikit mengeluhkan maraknya kasus ini dan tentunya sedikit banyak dapat menggangu proses belajar di Sekolah. Dalih HAM yang sering dilontarkan wali murid dan berbagai pihak telah meghantui guru dalam mendidik siswa di sekolah. Demikian keluh kesah para guru.

Menanggapi kegalauan para guru ketua Pusat Pengkajian Pancasila Dr. Roshid Al Atok memberikan pandangannya mengenai marakya kasus kriminalisasi guru di sekolah. Menurutnya di era sekarang HAM menjadi hal yang mau tidak mau harus diterima oleh siapapun termasuk guru. Oleh karena itu hal ini akan menjadi tantangan bagi setiap guru di sekolah supaya guru dalam mendidik siswa dapat menemukan dan menggunakan metode yang mampu mendidik siswa secara efektif tetapi tidak melanggar HAM. Kalau jaman dahulu ada siswa yang selalu telat masuk sekolah dijemur oleh gurunya supaya tidak telat lagi, sekarang guru tidak bisa seperti itu lagi, harus mencari cara supaya siswa yang suka telat bisa tepat waktu tanpa harus menjemurnya.

Disamping itu masih banyak hal yang menjadi bahasan dalam diskusi tersebut diantaranya mengenai kurikulum, penerapan nilai-nilai Pancasila dan lain-lain.