Analis Kritis Filosofis tentang Kedaulatan Rakyat Indonesia Oleh Ahmad Samawi

Pembukaan UUD 1945 mempunyai kedudukan yang sangat penting dan strategis karena di dalamnya terdapat  (1) Proklamasi, (2) Pancasila, dan (3) Tujuan Negara. Atas dasar pertimbangan tersebut MPR tidak mengubah Pembukaan 1945 bersama bentuk Negara kesatuan Republik Indonesa (NKRI) dan Kabinet Presidensiil. Kedudukan tersebut bukan saja menjadi pembukaan UUD 1945 tetapi secara filosofis memiliki philosophis groundslag (Ir Sukarno), staats fundamental norm (Notonagoro, 1985) sehingga perubahan atas pembukaan, akan mengubah fondasi Negara dan atas dasar itu Negara Proklamasi telah berubah dari ide filosofis yang dicita-citakan para pendiri Negara.

Unduh Artikel Lengkap Analis Kritis Filosofis tentang Kedaulatan Rakyat Indonesia Oleh Ahmad Samawi